Wednesday, 30 September 2015

Suara Hati Orang Tua...

Betapa wajah tua yang sudah kedut tak terkira merindukan belai tawa dan ramah mesra sang anak....
Betapa dalam kepayahan menanggung derita lantaran kesihatan yang semakin merosot tiada diendahkannya....
Betapa dalam ruang waktu yang bersisa mengharap ada kunjungan anak-anak menyapa ceria....
Betapa rindunya pada sebuah keluarga yang harmoni dengan dikelilingi cerita dan senda tawa....

Datanglah hai anak-anakku sekalian,
Hampirlah padaku bertanyakan khabar,
Dekatlah denganku bertatapan wajah,
Peganglah tanganku dengan jemari lembut membelai.

Rupanya aku bermain mimpi
Rupanya aku menganyam ilusi
Rupanya aku impikan kasih
Rupanya aku terbayang memori

Aduhai... rupanya mereka semua dalam kesibukan.
Mereka sedang berkejar mencari kekayaan.
Masa yang ada pada mereka amat terhad
lantas manakan mungkin mereka dapat mengunjungiku.

Anak-anakku...
Apakah kalian alpa
Mungkinkah kalian lupa
Atau mungkin kelalaianku suatu masa

Sebagai bapa...
Telah aku pasakkan ilmu agama
Sudah aku semaikan budi dan bahasa
Tenaga tiada terhingga dikorbankan untuk mereka
Namun inikah nilai pengakhirannya?

Datanglah anak-anakku
Sebelum masa terlambat nanti
Sebelum mata tertutup rapi
Sebelum hati terus terkunci
Sebelum aku dijemput Ilahi
Kerana janji-Nya pasti
Kita semua akan mati!

No comments: